,

Pages

Selasa, 21 November 2017

Ayat Jurnal Penyesuaian AJP Perusahaan Dagang (Adjustment Journal)


                                                                                       Jurnal Penyesuaian (Adjustment Journal)

Jurnal penyesuaian adalah jurnal untuk mengadakan penyesuaian catatan-catatan dengan keadaan atau fakta yang sebenarnya pada akhir periode. Tujuan pembuatan jurnal penyesuaian adalah agar setiap perkiraan riil dan perkiraan nominal dapat menunjukkan besarnya harta, utang, modal, pendapatan, dan beban yang sebenarnya dan seharusnya diakui pada akhir periode.

Jurnal penyesuaian disusun berdasarkan data dari neraca saldo dan data penyesuaian akhir periode. Tidak semua akun-akun yang ada di neraca saldo dibuatkan jurnal penyesuaian, akun-akun yang perlu dibuatkan jurnal penyesuaian adalah :

No
Macam Penyesuaian
Jurnal Penyesuaian
1
Pemakaian perlengkapan
Beban Perlengkapan.....
            Perlengkapan............
2
Piutang pendapatan/pendapatan yang masih harus diterima
Piutang……
             Pendapatan……
3
Hutang beban/beban yang masih harus dibayar
Beban……
             Hutang……
4
Hutang pendapatan/pendapatan diterima dimuka
a.    Dicatat sebagai pendapatan diterima dimuka (hutang/neraca)

b.   Dicatat sebagai pendapatan….. (laba rugi)



……diterima dimuka
Pendapatan……


Pendapatan……
……diterima dimuka
5
Beban dibayar dimuka
a.Dicatat sebagai hutang/pendekatan Neraca

b.Dicatat sebagai beban/pendekatan laba rugi

Beban……
……dibayar dimuka


……dibayar dimuka
Beban……
6
Kerugian piutang/piutang yang tak tertagih
Beban Kerugian Piutang
          Cadangan Kerugian Piutang
7
Penyusutan aktiva tetap
Beban Penyusutan……
          Akumulasi Penyusutan……
8
Persediaan barang dagangan
a.Pendekatan Ikhtisar Laba Rugi



b.Pendekatan Harga Pokok Penjualan

Ikhtisar L/R
         Persediaan Barang Dagang (awal)
Persediaan Barang Dagang (akhir)
         Ikhtisar L/R

Harga Pokok Penjualan
        Persediaan Barang Dagang (awal)
        Pembelian
        Beban Angkut Pembelian
Persediaan Barang Dagang (akhir)
Retur Pembelian
Potongan Pembelian
        Harga Pokok Penjualan

Contoh jurnal penyesuaian :

1.         Pemakaian Perlengkapan
Dalam pembuatan jurnal penyesuaian untuk pemakaian perlengkapan, yang perlu diingat adalah dalam mengisi nominal dari jurnal tersebut adalah nominal perlengkapan yang sudah digunakan.
Contoh :
Pada tanggal 1 Juni 2013, saldo akun perlengkapan berjumlah Rp. 3.500.000,-. Pada akhir periode perlengkapan yang tersisa berjumlah Rp. 500.00,-
Perhitungan :
Perlengkapan yang digunakan = Rp 3.500.000,- - Rp 500.000,-
                                                                 = Rp 3.000.000,-
Jurnal Penyesuaian :
Beban Perlengkapan                                       Rp 3.000.000,-
            Perlengkapan                                                               Rp 3.000.000,-


2.         Pendapatan Yang Masih Harus Diterima/Piutang Pendapatan
Pendapatan yang masih harus diterima adalah pendapatan yang sudah dapat direalisasi dalam suatu periode, tetapi belum diakui sebagai penghasilan.
Contoh :
Pekerjaan jasa yang telah selesai dikerjakan pada bulan Juni 2013 tetapi belum diserahkan kepada pemesan seharga Rp 5.200.000,-
Jurnal Penyesuaian :
Piutang Pendapatan                                        Rp 5.200.000,-
            Pendapatan                                                                 Rp 5.200.000,-

3.         Beban Yang Masih Harus Dibayar/Hutang Beban
Beban yang masih harus dibayar adalah beban yang masih harus dikeluarkan oleh perusahaan pada akhir periode.
Contoh :
Perusahaan mempekerjakan 5 pekerja dengan upah @Rp. 50.000,- per hari. Upah dibayarkan setiap hari Sabtu untuk masa enam hari kerja. Pembayaran upah terakhir dilakukan pada hari Sabtu tanggal 29 Desember 2013. Beban upah yang masih harus dibayar pada tanggal 31 Desember 2013 adalah satu hari, yaitu Senin, 31 Desember 2013.
Perhitungan :
5 (pekerja) x 1 (hari) x Rp 50.000,- = Rp 250.000,-
Jurnal penyesuaian :
Beban Gaji                                                      Rp 250.000,-
            Hutang Gaji                                                                Rp 250.000,-

4.         Pendapatan Diterima Dimuka/Hutang Pendapatan
Pendapatan diterima dimuka adalah pendapatan yang diterima lebih dahulu atas pembayaran transaksi yang belum dilakukan kepada pelanggan.
a.       Dicatat sebagai akun pendapatan diterima dimuka (hutang/neraca)
Apabila perusahaan menggunakan pendekatan neraca, maka perusahaan akan mencatat uang yang diterima sebagai pendapatan diterima di muka (utang) dan akan diakui sebagai pendapatan bila perusahaan telah melakukan pekerjaan yang diminta oleh pelanggan.
Contoh :
Pada tanggal 1 Mei 2013, diterima pembayaran sewa gedung sebesar Rp. 3.600.000,- untuk masa satu tahun.
Perhitungan :
1 mei s/d 31 des = 8 bulan
8/12 x Rp 3.600.000,- = Rp 2.400.000,-
Jurnal Penyesuaian :
Sewa Diterima Dimuka                                   Rp 2.400.000,-
                               Pendapatan Sewa                                                 Rp 2.400.000,-

b.      Dicatat sebagai akun pendapatan…..
Perhitungan :
Karena dicatat sebagai akun pendapatan sewa, maka perusahaan hanya boleh mengakui pendapatan sebesar Rp 2.400.000,- yaitu dari 1 mei sampai dengan 31 desember, maka untuk mengisi saldo di jurnal penyesuaian perhitungannya :
Rp 3.600.000,-- Rp 2.400.000,- = Rp 1.200.000,-
Jurnal penyesuaian :
Pendapatan Sewa                    Rp 1.200.000,
                               Sewa Diterima Dimuka                                        Rp 1.200.000,-

5.         Beban Dibayar Dimuka
Beban dibayar dimuka adalah beban yang sudah dibayar tetapi belum dibebankan sebagai beban pada periode itu. Beban dibayar di muka ini sering timbul apabila perusahaan membayar biaya-biaya untuk beberapa periode sekaligus, sehingga dari jumlah pengeluaran tadi sebagian akan menjadi beban periode itu dan sebagian lagi akan dibebankan pada periode mendatang.
a.       Dicatat sebagai harta
Artinya pada neraca saldo awal periode, akun yang ada di neraca saldo adalah akun harta, bukan akun beban.
Contoh :
Pada tanggal 1 September 2013, dibayar sewa gedung sebesar Rp. 4.800.000,- untuk masa satu tahun.
Perhitungan :
Karena dicatat sebagai harta, maka akun yang ingin disesuaikan adalah harta. Beban yang diakui pada periode tersebut hanya 4 bulan
1 sep s/d 31 des = 4 bulan
4/12 x  Rp 4.800.000,- = Rp 1.600.000,-
Jurnal Penyesuaian :
Beban Sewa                                        Rp 1.600.000,-
                               Sewa Dibayar Dimuka                                         Rp 1.600.000,-

b.      Dicatat sebagai beban
Perhitungan :
8/12 x Rp 4.800.000,-= Rp 3.200.000,-
Jurnal penyesuaian :
Sewa Dibayar Dimuka                                    Rp 3.200.000,-
                               Beban Sewa                                                         Rp 3.200.000,-

6.         Kerugian Piutang/Piutang Yang Tidak Tertagih
Piutang merupakan kewajiban pihak luar perusahaan kepada perusahaan. Piutang dagang timbul dari penjualan kredit barang dan jasa. Pada umumnya tidak semua piutang akan dapat ditagih, sehingga kerugian yang timbul akan dicatat sebagai kerugian piutang.
Contoh :
Tanggal 31 Desember 2013 PD MAJU memiliki piutang sebesar Rp 7.000.000,00. Perusahaan menetapkan besar kerugian piutang adalah 10% dari total piutang.
Perhitungan :
Kerugian piutang = 10% x Rp 7.000.000,-= Rp 700.000,-
Jurnal Penyesuaian :
Beban Kerugian Piutang                                 Rp 700.000,-
            Cadangan Kerugian Piutang                                       Rp 700.000,-

7.      Penyusutan Aktiva Tetap
Yang dimaksud dengan penyusutan aktiva tetap adalah alokasi harga perolehan aktiva tetap yang dibebankan pada suatu periode tertentu. Pembebanan bebanpenyusutan ini biasanya dilakukan pada akhir periode. Beban penyusutan yang dibebankan dihitung dengan cara taksiran, karena jumlahnya tergantung pada tiga faktor yaitu harga perolehan, taksiran umur ekonomis, dan taksiran nilai residu.
Contoh :
Sebuah perusahaan membeli mesin dengan harga perolehan sebesar Rp 360.000.000,- . Diperkirakan nilai residu dari mesin tersebut setelah 12 tahun dipakai adalah sebesar Rp 60.000.000,-
Perhitungan :
Rp 360.000.000,-- Rp 60.000.000,-= Rp 25.000.000,- per tahun
12 tahun
Jurnal penyesuaian :
Beban Penyusutan Mesin                                   Rp 25.000.000,-
                        Akumulasi Penyusutan Mesin                                 Rp 25.000.000,-

Jumat, 09 Oktober 2015

soal remidi kelas XI IPS


 Bu Noris mendirikan sebuah usaha jasa tour & travel “Noris Tour&travel”. Berikut ini transaksi pada bulan Januari 2015:
Jan 1 Bu Noris menyetorkan modal sebesar Rp.150.000.000 sebagai modal awal
3    membeli peralatan kantor sebesar Rp.50.000.000
4    membayar sewa kantor sebesar Rp.1.500.000
6   membeli perlengkapan kantor sebesar Rp.20.000.000 baru dibayar sebesar Rp.10.000.000
9    mendapatkan pendapatan atas sewa jasa tour&travel sebesar Rp.25.000.000
12 menerima pinjaman dari bank sebesarRp.20.000.000
15 membayar beban listrik & air sebesar Rp.450.000
20 memerima pendapatan sebesar Rp.70.000.000
24 membayar utang bank sebesar Rp.10.000.000
28 membeli perlengkapan Rp.1.200.000 secara kredit
Buatlah hubungan fungsional dan persamaan dasar akuntansinya!


Minggu, 13 September 2015

TUGAS MANDIRI XII IPS 2



Soal mandiri
Catatlah  transaksi UD. Kartika  selama bulan september 2012 kedalam jurnal khusus !
1 . Pak Budiana selaku pemilik toko menyetorkan modal sebesar Rp.40.000.000,00 yang akan digunakan untuk membiayai operasional tokonya.
2. Membeli peralatan toko dari CV. Mulia seharga Rp 2.000.000 dengan syarat 3/15, n/30
3. Membayar sewa toko untuk satu tahun sebesar Rp 1.200.000
4. membeli barang dagang dari toko amanda sebesar Rp 3.400.000 membayar biaya angkut pembelian sebesar Rp 200.000 dan  menerima kredit dari bank sebesar Rp.10.000.000,00 untuk tambahan modal
5.Membeli barang dagang dari tokok nirmala seharga Rp 5.600.000 syarat pembelian 2/10,n/30 dan Membeli perlengkapan dari CV artha sebesar Rp 700.000 dan menjual barang dagang kepada PD.bagas sebesar Rp 3.000.000 syarat 2/10,n/30 ( faktur 090 )
6 dikirim nota debit  kepada toko nirmala atas pengembalian barang dagang yang dibeli tanggal  5 september 2012 sebesar Rp 600.000 karena rusak ( faktur nomor 059 )
7.Menjual barang dagang kepada bu nunung sebesar Rp 1.300.000 syarat EOM (faktur nomor  112 )
9.Menjual barang dagang kepada tuan brian sebesar Rp 4.000.000 , syarat 2/10,n/30 (faktur nomor 134 )
10.  membayar beban listrik sebesar Rp 300.000 dan menerima pelunasan piutang dari PD bagas atas transaksi tanggal 5 september 2012
12.Membeli perlengkapan toko dari CV Barokah seharga Rp 1.500.000 secara kredit.
13. membayar utang kepada CV mulia atas transaksi tanggal 2 september 2012 Dan menerima pelunasan faktur nomor134 dari tuan brian atas transaksi tgl 9 september
14.Menjual  barang dagang kepada toko rejeki sebesar Rp 3.700.000 syarat 2/10, n/30 (Faktur nomor 135 )
15.Membeli barang dagang dari toko batu raja sebesar Rp 3.200.000 dengan syarat EOM
16. membayar beban telepon sebesar Rp 400.000

17.Membeli barang dagang dari toko  kencana sebesar Rp 2.100.000 , syarat EOM dengan bukti faktur nomor 105
18. melunasi utangkepada toko nirmala atas transaksi tgl 5 september 2012 dikurangi retur pembelian Rp 600.000 dan menerima pelunasan faktur  nomor 135 dari toko rejeki  atas transaksi tgl 14 september. Pada saat bersamaan dikirim nota debit kepada toko rejeki sebesar Rp 200.000 dan 18 dikirim nota kredit kepada toko rejeki atas barang yang telah diterima kembali karena rusak sebesar Rp 200.000, faktur nomor 135.
19.Menjual barang dagang kepadda PD. Wirya sebesar Rp. 1.900.000 syarat EOM ( faktur nomoer 139 )
20. melunasi pembayaran  utang dagang kepada CV.barokah atas transaksi tgl 12 september dan menerima pendapatan bunga dari bank sebesar Rp 200.000
21. membayar utang kepada toko kencana atas pembelian tgl 17 sep 2012
23.Menjual barang dagang kepada Bu nuri Rp 2.500.000 syarat 2/10, EOM ( faktur nomoer  141 )
24. Membeli barang dagang dari toko nirmala sebesar Rp 3.000.000 dengan bukti faktur nomor 125 dan menjual barang dagang kepada toko butiku sebesar 2.500.000
25. membayar beban gaji pegawai sebesar Rp 1.500.000
26. menjual perlengkapan toko kepada toko fitri sebesar Rp 1.200.000
27. membayar biaya administrasi dan umum sebesar Rp 500.000 dan menerima pelunasan faktur nomor 112 dari bu nunung atas transaksi tgl 7 september
28.Menjual barang dagang kepada PD. Bagas sebesar Rp 2.500.00, syarat EOM ( Faktur Nomor 151 )
29. membayar utang kepada toko batu raja atas transaksi  yang terjadi pada tgl 15 september dan menerima pelunasan piutang dari PD.Wirya atas transaksi tgl 19 september
30.menerima pelunasan faktur nomor 141, bu nuri atas transaksi tgl 23 september
 
catatlah kedalam jurnal khusus !
 

Sample text

Flag Counter
?